Senin, 16 September 2013

[FANFICTION] Give me second chance - Part II

poster 
(credit goes to daragonindo)
 

Author : Alsaniss (@hyukcrews)

Cast : - Kwon Jiyong (G-dragon of Big Bang)
          - Sandara Park (Dara of 2NE1)
          - Other Big Bang and 2NE1 members as well
Genre : Romance , Sad 
A/N:
The second chapter. I'll publish this fanfict also on Daragonindo!! 
DARAGON ALL THE WAY!!
HENGSHO^__^
****


FUCK HIM

What the heck he just said! Dara is only mine and forever will be mine! For god sake, i want to murder that fuckin guy who want to steal Dara from me. He ' s insane. And the heck is he ' s my groupmate, the worse is he ' s my bestfriend. My fuckin bestfriend since i enter this agency.

SHIT!

"Ji, kau tahu kau salah kan." Kata seseorang dari belakang, berjalan mendekatiku dan kutahu pasti itu adalah TOP hyung.

"i don ' t know."

"Kau salah Ji. Kau harus memperbaiki kesalahanmu."

"Apa yang harus kuperbaiki hyung? Dara hanya over-react saja. Lagian ini salahnya, jadi dia harusnya menyalakan dirinya sendiri." Kataku tak mau mengalah. Aku tau aku salah karna berselingkuh dengan kiko, but hey aku selingkuh karna Dara. Jadi Dara harus menyalahkan dirinya sendiri, jangan salahkan aku.

"salahnya? Apa aku salah dengar? Tolong katakan ya."

"tidak, telingamu mendengarnya dengan baik, sangat baik mungkin hyung." Ucapku sinis.

"DAMNIT! Ji, ini salahmu! Kau yang berselingkuh dibelakang Dara, dan sekarang kau menyalahkan Dara atas semua ini? Aku benar-benar tak habis pikir dengan cara kerja otakmu. Dan parahnya kau berselingkuh dengan wanita yang selalu menjadi orang ketiga di hubungan kalian. U such a dumbass, Ji."

"aku tak mungkin berselingkuh dengan Kiko tanpa alasan hyung. Andai saja Dara tidak terlalu sibuk dan masih mempunyai waktu untuk sekedar menemuiku, aku pasti tidak akan kesepian dan berakhir dengan mengisi kekosongan Dara dengan wanita lain. Andai dia bisa meluangkan waktunya untukku. Andai dia pulang ke apartment kami saat aku benar-benar merindukannya, aku pasti tak akan melakukan itu. You know me so well, hyung. You know i ' m so fuckin love her, she ' s the only one for me. But damnit, i ' m just an ordinary guy, i want someone when i ' m lonely hyung. I need someone to fill that lonely part. That ' s why i called Kiko that night coz i thought Dara still wouldn ' t came home that night. i swear, i didn ' t mean this. I just want to have fun, then Dara came and caught us. It ' s not what i want."

"Whatever Ji. It ' s all your fault. Your fuckin fault!" Ucap TOP hyung yang mungkin sudah mulai merasa kesal dengan sikapku. "Kau tahu kan menjadi penyanyi adalah mimpinya, dia benar-benar berusaha keras selama ini untuk menunjukkan kepada dunia bahwa dia pantas berada di posisinya sekarang. Dan bahkan kau sendiri yang selalu berkata padanya agar lebih bekerja keras lagi untuk karirnya, kau yang selalu menyemangati dia. Kau yang selalu meminta pada sajangnim agar 2NE1 mendapat lebih banyak schedule agar menunjang popularitas mereka. Dan sekarang setelah dia sukses, setelah dia mendapat banyak schedule tanpa bantuan sajangnim, kau malah merasa dia melupakanmu. Kau merasa bahwa dia tak punya waktu untukmu. Kau berpikir sisi negatifnya Ji. Harusnya kau berada di belakangnya, mendukungnya agar dia lebih bersemangat menjalani schedule-nya. Itulah kau yang dulu Ji. Tapi kemana Jiyong yang dulu? Kenapa kau malah jadi egois seperti ini sekarang? Hah?"

"Hyung ak-"

"kau pikir ini kemauan Dara? Kau pikir Dara menginginkan semua schedule ini? Kau pikir Dara sengaja tidak ingin menemuimu? Kau pikir dia senang tak bertemu denganmu? apakah itu semua yang kau pikirkan? Dia juga menderita Ji. Dia menderita tidak bisa menemuimu, tidak bisa menghabiskan waktunya denganmu. Tapi ini semua harus dilakukannya sebagai seorang profesional Ji. Kenapa kau tak bisa berpikir begitu hah?"

"A..aku h-hanya ti-"

"dan juga, selama ini kau lebih sibuk darinya. kau berpergian ke luar negeri setiap bulannya, kau promosi sana-sini, tak pulang, tak memberi kabar padanya, tak menghabiskan waktu dengannya, tak berada disampingnya, tapi lihatlah Ji. Dara tetap setia. Dia tidak berpikir untuk selingkuh sepertimu. Dia tidak berpikir untuk 'mengisi kekosongan' seperti yang kau lakukan. Karna dia mencintaimu Ji. Dia tidak mengeluh, bahkan dia selalu mendukungmu walau dia ingin berada disampingmu. Tapi lihat kau Ji! Hanya karna jadwalmu sedang kosong sebulan ini, kau malah berpikir seperti itu. Aku benar-benar kecewa padamu Ji."

"hyung aku tidak pernah berpikir ini akan serumit ini..."

"kau bodoh Ji."

"hyung a-aku."

"I thought she ' s broken right now, maybe she will not meet you start from now on, and the worse it will affect to her love for you. Maybe she would stop loving y-"

"FUCK YOU HYUNG!! I ' m the one she loves. I ' m the one she wants. Even if i cheated on with all womans in this world, she will back to me coz she so damn love me!"

"Keep it on your mind bro, be stubborn as long as you want. And let see what will hit you. Karma is exist Ji. What goes, comes arround. Maybe you will see her with someone else...soon. She ' s a beauty Ji. many mans out there want her to be theirs. But she picked you. You are a lucky bro. But you did this to her. I thought she wrong to picked you back then. She should've picked Taeyang before."

What?

Taeyang steal her?
Even my fuckin hyung defend Taeyang?

FUCK!

I will not let that fuckin shit happen.

"FUCK YOU HYUNG! Don ' t you dare to tell me that Dara will be Taeyang's. And no, fucking no. Dara's not wrong to picked me before, i ' m better than that bloody asshole. I ' m G-Dragon! G-Dragon is the king. G-Dragon will not let Dara for that fucking bestfriend of his. What GD wants, GD gets/ Note it!" Teriakku kesal di depan TOP hyung yang kaget melihat amukanku, setelah itu aku langsung keluar dari studioku, memutuskan untuk menemui Dara.

DAMN!

I really need to talk to her soon. I don ' t want her to be Taeyang ' s. She will understand and will forgive me. She loves me more than anything. All she wants is to be with me. And i believe what she said that night is only anger. She ' s full of anger that night, that ' s why she wanst to end this lovely relationship.

I will take you back Dara.


*****

Aku benar-benar benci diriku sendiri. Bagaimana mungkin aku membiarkan orang yang kucintai disakiti seperti itu oleh orang yang dicintainya, yang sangat buruk adalah dia adalah sahabat baikku. Sahabat sejak dimana aku memulai mimpi ini, memutuskan untuk memasuki dunia ini. He came first to my life before her, the one i love. He knows i love his gilrfriend or maybe should i say his ex - girlfriend. He knew both of us love the same girl. That ' s why we fought back then. Fought to get her heart, fought to be her boyfriend. And he ' s success. I ' m not that success as him. Yes, i was close with her, but before i could confess to her, he ' s already got her heart. I saw them, i witnessed how happy she was when she agreed to build a sweet relationship with him. I saw it with my own eyes. Saw her happy back then, i thought it ' s the best for us, for her. Jiyong won. I step outside from the picture. I decided to let them happy, to gave up my love. Then after days he confessed, he came to me, told me everything. He thought that i ' d be mad to him because we promised before that we ' d confess at the same time, but he disobey  it. He confess first before i could. In reality i ' m mad at him, how dare him break his promise? Our deal? I want to punch his face when he confessed first before inform me, but saw how happy she was when agreed to him, i thought 'Love isn ' t about having each other'. she may not be happy if she ' s with me. I got it from her eyes. She loved him. Even if we confess together, i bet she will picked him. That ' s why i told him that it ' s okay. i will not disturb them with he promised me that he will took care of her, will love her only, and the most of all, will not hurt her. I gave them my bless even it ' s so fuckin hurt deep inside my heart. I keep my feelings inside my heart, only to be a secret.

But what i heard earlier made me mad. I felt betrayed. He betrayed his promise to me. He broke it. He hurt the girl he promised to love and will not hurt her. He hurt me also when he hurt her. But i think this is the time. The time to get back what should i have. Maybe god decided that she ' s meant to be with me. We meant each other. Maybe he confessed first to her, but now he hurt her, doesn ' t it mean god didn ' t want her to be his? So i ' ll fight for her now. How can i let her hurt? I ' ll try to earn her love step by step. And even if she can ' t loving me back like the way i did, i ' m okay as long as she ' s not with him. I ' ll let her with whoever she wants except for that bastard. That bastard doesn ' t deserve that angel of my heart. He lost the chance i gave him, and i ' ll take it as my clue to fight for my love.

Dara .. I ' ll take you from that jerk!

"Bae?" Sebuah suara mengagetkanku dari lamunan panjangku. Aku berbalik dan menemukan Dara berada di sampingku. Memandang heran ke arahku.

"D-dara?"

"Sedang apa disini huh?"

"Bukannya aku yang harus bertanya padamu hm?"

"Aku sedang memikirkan sesuatu yang benar-benar rumit Bae."

"Maksudmu tentang J-" ucapanku terhenti saat aku melihat matanya. Dia sedang berusaha untuk menjadi kuat, aku tahu itu. Dia mencoba untuk menahan tangisnya. Tidak Dara, tidak sekarang.

"Menangislah!" ucapku singkat, menatap dalam ke matanya.

"apa maksudmu huh? Untuk apa menangis? I ' m fine. I told you that i just in a deep sigh" ucap Dara, tertawa atau bisa kubilang tertawa palsu.

"Jiyong told us everything. Tidak ada salahnya menjadi wanita lemah sekali, Dara."

"Benarkah?"

"neh, it ' s not good when you want to cry your eyes out, but you force to put a smile in your face."

"hmmm"

"sekali saja Dara. Sekali saja menjadi lemah. Biarkan kau kalah hari ini. Karna tangisan hari ini akan membantumu lebih kuat esoknya. Mungkin kau lemah sekarang, mungkin kau kalah hari ini, tapi ingatlah Dara... Storm isn ' t lasts forever. Hari ini kau terluka, dan terkhianati. But let it go. You can learn from your past."

"Bae..hsk-hsk" ucap Dara mulai terisak, mungkin dia berpikir yang kukatakan benar. Tidak ada salahnya menjadi lemah sekali saja. Dara sudah cukup berpura-pura tegar selama ini. Mungkin dia sudah terlalu letih untuk memasang senyum palsu untuk meyakinkan semua orang that she ‘ s fine.

"Ssstt Dara i ' m here! Tell me everything you feel, cry in front of me, it ' s free."

"Ji..hsk..Jiyong..hhh..k-kenapa d-dia melakukan i-ini p-padaku Bae? A-apa s-salahku Bae? A-aku hisk hisk hisk"

Aku memeluknya. Memeluk tubuh wanita yang sedang menangis itu, wanita yang kucintai. Yang akan kupertaruhkan kebahagiaanku untuk kebahagiannya. Sungguh, melihatnya hancur di depanku benar-benar membuatku merasa tercabik-cabik. Aku tak pernah melihatnya sehancur ini..

Jiyong… apa yang kau lakukan padanya huh.. kau benar-benar bodoh menyia-nyiakan Dara. Kau benar-benar brengsek, Ji.

' I ' ll make you happy Dara. I won ' t let that bastard hurt you '

Aku memeluknya erat, membelai punggungnya. Mencoba menenangkannya. Aku ingin menangis sekarang, terlalu sakit melihat orang yang kita cintai menangis di depan kita seperti ini...terutama itu bukan karna kita...

*****

While in other side..

Seorang pria berdiri tak jauh dari tempat dimana seorang pria lain memeluk seorang gadis, membuat pria itu mengepalkan tangannya, menahan amarah agar tidak lepas kendali dan berjalan ke arah pria itu untuk menjauhkannya dari gadis itu...gadis miliknya, begitulah pikirnya!

' She ' s mine...now and forever '

Then he left the place, it ' s better than he stand there to witness that fuckin annoyed moment.

- TBC -

Tidak ada komentar:

Posting Komentar