(credit goes to daragonindo)
Author : Alsaniss (@hyukcrews)
Cast : - Kwon Jiyong (G-dragon of Big Bang)
- Sandara Park (Dara of 2NE1)
- Other Big Bang and 2NE1 members as well
Genre : Romance , Sad
A/N:
The second chapter. I'll publish this fanfict also on Daragonindo!!
DARAGON ALL THE WAY!!
HENGSHO^__^
****
FUCK HIM
What the heck he just said! Dara is only mine and forever
will be mine! For god sake, i want to murder that fuckin guy who want to steal
Dara from me. He ' s insane. And the heck is he ' s my groupmate, the worse is
he ' s my bestfriend. My fuckin bestfriend since i enter this agency.
SHIT!
"Ji, kau tahu kau salah kan." Kata seseorang dari
belakang, berjalan mendekatiku dan kutahu pasti itu adalah TOP hyung.
"i don ' t know."
"Kau salah Ji. Kau harus memperbaiki kesalahanmu."
"Apa yang harus kuperbaiki hyung? Dara hanya over-react
saja. Lagian ini salahnya, jadi dia harusnya menyalakan dirinya sendiri."
Kataku tak mau mengalah. Aku tau aku salah karna berselingkuh dengan kiko, but
hey aku selingkuh karna Dara. Jadi Dara harus menyalahkan dirinya sendiri,
jangan salahkan aku.
"salahnya? Apa aku salah dengar? Tolong katakan
ya."
"tidak, telingamu mendengarnya dengan baik, sangat baik
mungkin hyung." Ucapku sinis.
"DAMNIT! Ji, ini salahmu! Kau yang berselingkuh
dibelakang Dara, dan sekarang kau menyalahkan Dara atas semua ini? Aku benar-benar
tak habis pikir dengan cara kerja otakmu. Dan parahnya kau berselingkuh dengan
wanita yang selalu menjadi orang ketiga di hubungan kalian. U such a dumbass,
Ji."
"aku tak mungkin berselingkuh dengan Kiko tanpa alasan
hyung. Andai saja Dara tidak terlalu sibuk dan masih mempunyai waktu untuk
sekedar menemuiku, aku pasti tidak akan kesepian dan berakhir dengan mengisi
kekosongan Dara dengan wanita lain. Andai dia bisa meluangkan waktunya untukku.
Andai dia pulang ke apartment kami saat aku benar-benar merindukannya, aku
pasti tak akan melakukan itu. You know me so well, hyung. You know i ' m so
fuckin love her, she ' s the only one for me. But damnit, i ' m just an
ordinary guy, i want someone when i ' m lonely hyung. I need someone to fill
that lonely part. That ' s why i called Kiko that night coz i thought Dara
still wouldn ' t came home that night. i swear, i didn ' t mean this. I just
want to have fun, then Dara came and caught us. It ' s not what i want."
"Whatever Ji. It ' s all your fault. Your fuckin
fault!" Ucap TOP hyung yang mungkin sudah mulai merasa kesal dengan
sikapku. "Kau tahu kan menjadi penyanyi adalah mimpinya, dia benar-benar
berusaha keras selama ini untuk menunjukkan kepada dunia bahwa dia pantas
berada di posisinya sekarang. Dan bahkan kau sendiri yang selalu berkata
padanya agar lebih bekerja keras lagi untuk karirnya, kau yang selalu
menyemangati dia. Kau yang selalu meminta pada sajangnim agar 2NE1 mendapat
lebih banyak schedule agar menunjang popularitas mereka. Dan sekarang setelah
dia sukses, setelah dia mendapat banyak schedule tanpa bantuan sajangnim, kau
malah merasa dia melupakanmu. Kau merasa bahwa dia tak punya waktu untukmu. Kau
berpikir sisi negatifnya Ji. Harusnya kau berada di belakangnya, mendukungnya
agar dia lebih bersemangat menjalani schedule-nya. Itulah kau yang dulu Ji.
Tapi kemana Jiyong yang dulu? Kenapa kau malah jadi egois seperti ini sekarang?
Hah?"
"Hyung ak-"
"kau pikir ini kemauan Dara? Kau pikir Dara
menginginkan semua schedule ini? Kau pikir Dara sengaja tidak ingin menemuimu?
Kau pikir dia senang tak bertemu denganmu? apakah itu semua yang kau pikirkan?
Dia juga menderita Ji. Dia menderita tidak bisa menemuimu, tidak bisa
menghabiskan waktunya denganmu. Tapi ini semua harus dilakukannya sebagai seorang
profesional Ji. Kenapa kau tak bisa berpikir begitu hah?"
"A..aku h-hanya ti-"
"dan juga, selama ini kau lebih sibuk darinya. kau
berpergian ke luar negeri setiap bulannya, kau promosi sana-sini, tak pulang,
tak memberi kabar padanya, tak menghabiskan waktu dengannya, tak berada
disampingnya, tapi lihatlah Ji. Dara tetap setia. Dia tidak berpikir untuk
selingkuh sepertimu. Dia tidak berpikir untuk 'mengisi kekosongan' seperti yang
kau lakukan. Karna dia mencintaimu Ji. Dia tidak mengeluh, bahkan dia selalu
mendukungmu walau dia ingin berada disampingmu. Tapi lihat kau Ji! Hanya karna
jadwalmu sedang kosong sebulan ini, kau malah berpikir seperti itu. Aku
benar-benar kecewa padamu Ji."
"hyung aku tidak pernah berpikir ini akan serumit
ini..."
"kau bodoh Ji."
"hyung a-aku."
"I thought she ' s broken right now, maybe she will not
meet you start from now on, and the worse it will affect to her love for you.
Maybe she would stop loving y-"
"FUCK YOU HYUNG!! I ' m the one she loves. I ' m the
one she wants. Even if i cheated on with all womans in this world, she will
back to me coz she so damn love me!"
"Keep it on your mind bro, be stubborn as long as you
want. And let see what will hit you. Karma is exist Ji. What goes, comes
arround. Maybe you will see her with someone else...soon. She ' s a beauty Ji.
many mans out there want her to be theirs. But she picked you. You are a lucky
bro. But you did this to her. I thought she wrong to picked you back then. She
should've picked Taeyang before."
What?
Taeyang steal her?
Even my fuckin hyung defend Taeyang?
FUCK!
I will not let that fuckin shit happen.
"FUCK YOU HYUNG! Don ' t you dare to tell me that Dara
will be Taeyang's. And no, fucking no. Dara's not wrong to picked me before, i
' m better than that bloody asshole. I ' m G-Dragon! G-Dragon is the king.
G-Dragon will not let Dara for that fucking bestfriend of his. What GD wants,
GD gets/ Note it!" Teriakku kesal di depan TOP hyung yang kaget melihat
amukanku, setelah itu aku langsung keluar dari studioku, memutuskan untuk
menemui Dara.
DAMN!
I really need to talk to her soon. I don ' t want her to be
Taeyang ' s. She will understand and will forgive me. She loves me more than
anything. All she wants is to be with me. And i believe what she said that
night is only anger. She ' s full of anger that night, that ' s why she wanst
to end this lovely relationship.
I will take you back Dara.
*****
Aku benar-benar benci diriku sendiri. Bagaimana mungkin aku
membiarkan orang yang kucintai disakiti seperti itu oleh orang yang
dicintainya, yang sangat buruk adalah dia adalah sahabat baikku. Sahabat sejak
dimana aku memulai mimpi ini, memutuskan untuk memasuki dunia ini. He came
first to my life before her, the one i love. He knows i love his gilrfriend or
maybe should i say his ex - girlfriend. He knew both of us love the same girl.
That ' s why we fought back then. Fought to get her heart, fought to be her
boyfriend. And he ' s success. I ' m not that success as him. Yes, i was close
with her, but before i could confess to her, he ' s already got her heart. I
saw them, i witnessed how happy she was when she agreed to build a sweet
relationship with him. I saw it with my own eyes. Saw her happy back then, i
thought it ' s the best for us, for her. Jiyong won. I step outside from the
picture. I decided to let them happy, to gave up my love. Then after days he
confessed, he came to me, told me everything. He thought that i ' d be mad to
him because we promised before that we ' d confess at the same time, but he disobey
it. He confess first before i could. In
reality i ' m mad at him, how dare him break his promise? Our deal? I want to
punch his face when he confessed first before inform me, but saw how happy she
was when agreed to him, i thought 'Love isn ' t about having each other'. she
may not be happy if she ' s with me. I got it from her eyes. She loved him.
Even if we confess together, i bet she will picked him. That ' s why i told him
that it ' s okay. i will not disturb them with he promised me that he will took
care of her, will love her only, and the most of all, will not hurt her. I gave
them my bless even it ' s so fuckin hurt deep inside my heart. I keep my
feelings inside my heart, only to be a secret.
But what i heard earlier made me mad. I felt betrayed. He
betrayed his promise to me. He broke it. He hurt the girl he promised to love
and will not hurt her. He hurt me also when he hurt her. But i think this is
the time. The time to get back what should i have. Maybe god decided that she '
s meant to be with me. We meant each other. Maybe he confessed first to her,
but now he hurt her, doesn ' t it mean god didn ' t want her to be his? So i '
ll fight for her now. How can i let her hurt? I ' ll try to earn her love step
by step. And even if she can ' t loving me back like the way i did, i ' m okay
as long as she ' s not with him. I ' ll let her with whoever she wants except
for that bastard. That bastard doesn ' t deserve that angel of my heart. He
lost the chance i gave him, and i ' ll take it as my clue to fight for my love.
Dara .. I ' ll take you from that jerk!
"Bae?" Sebuah suara mengagetkanku dari lamunan
panjangku. Aku berbalik dan menemukan Dara berada di sampingku. Memandang heran
ke arahku.
"D-dara?"
"Sedang apa disini huh?"
"Bukannya aku yang harus bertanya padamu hm?"
"Aku sedang memikirkan sesuatu yang benar-benar rumit
Bae."
"Maksudmu tentang J-" ucapanku terhenti saat aku
melihat matanya. Dia sedang berusaha untuk menjadi kuat, aku tahu itu. Dia
mencoba untuk menahan tangisnya. Tidak Dara, tidak sekarang.
"Menangislah!" ucapku singkat, menatap dalam ke
matanya.
"apa maksudmu huh? Untuk apa menangis? I ' m fine. I
told you that i just in a deep sigh" ucap Dara, tertawa atau bisa kubilang
tertawa palsu.
"Jiyong told us everything. Tidak ada salahnya menjadi
wanita lemah sekali, Dara."
"Benarkah?"
"neh, it ' s not good when you want to cry your eyes
out, but you force to put a smile in your face."
"hmmm"
"sekali saja Dara. Sekali saja menjadi lemah. Biarkan
kau kalah hari ini. Karna tangisan hari ini akan membantumu lebih kuat esoknya.
Mungkin kau lemah sekarang, mungkin kau kalah hari ini, tapi ingatlah Dara...
Storm isn ' t lasts forever. Hari ini kau terluka, dan terkhianati. But let it
go. You can learn from your past."
"Bae..hsk-hsk" ucap Dara mulai terisak, mungkin dia
berpikir yang kukatakan benar. Tidak ada salahnya menjadi lemah sekali saja.
Dara sudah cukup berpura-pura tegar selama ini. Mungkin dia sudah terlalu letih
untuk memasang senyum palsu untuk meyakinkan semua orang that she ‘ s fine.
"Ssstt Dara i ' m here! Tell me everything you feel,
cry in front of me, it ' s free."
"Ji..hsk..Jiyong..hhh..k-kenapa d-dia melakukan i-ini
p-padaku Bae? A-apa s-salahku Bae? A-aku hisk hisk hisk"
Aku memeluknya. Memeluk tubuh wanita yang sedang menangis
itu, wanita yang kucintai. Yang akan kupertaruhkan kebahagiaanku untuk
kebahagiannya. Sungguh, melihatnya hancur di depanku benar-benar membuatku
merasa tercabik-cabik. Aku tak pernah melihatnya sehancur ini..
Jiyong… apa yang kau lakukan padanya huh.. kau benar-benar
bodoh menyia-nyiakan Dara. Kau benar-benar brengsek, Ji.
' I ' ll make you happy Dara. I won ' t let that bastard
hurt you '
Aku memeluknya erat, membelai punggungnya. Mencoba
menenangkannya. Aku ingin menangis sekarang, terlalu sakit melihat orang yang
kita cintai menangis di depan kita seperti ini...terutama itu bukan karna
kita...
*****
While in other side..
Seorang pria berdiri tak jauh dari tempat dimana seorang
pria lain memeluk seorang gadis, membuat pria itu mengepalkan tangannya,
menahan amarah agar tidak lepas kendali dan berjalan ke arah pria itu untuk
menjauhkannya dari gadis itu...gadis miliknya, begitulah pikirnya!
' She ' s mine...now and forever '
Then he left the place, it ' s better than he stand there to
witness that fuckin annoyed moment.
- TBC -
Tidak ada komentar:
Posting Komentar